Strategi Mauricio Pochettino Pasca Tiga Kekalahan Beruntun

Kita telah mengetahui bahwa Tottenham Hotspur  telah kehilangan tiga pertandingan secara beruntun, awal musim terburuk sejak diasuh oleh Mauricio Pochettino dari 2014 lalu. Meskipun demikian, ia tidak merasakan tekanan apapun. Apakah strategi Pochettino pasca tiga kekalahan beruntun timnya,  yang mungkin akan mengancam jabatannya? Yuk cek selengkapnya disini.

Catatan terburuk Mauricio Pochettino

Memang banyak pihak yang mengatakan bahwa tiga kekalahan beruntun Tottenham, pertanda buruk bagi Pochettino. Pasalnya ia telah membawa timnya menelan pil pahit tiga kali dalam dua kompetisi yang berbeda. Pertama di Premier League, Ia dan timnya dikalahkan oleh Watford pada awal September 2018 dan dua minggu kemudian, setelah jeda internasional UNL, mereka menelan lagi menghadapi Liverpool . Kedua laga mereka jalani dengan kekalahan tipis 2-1, namun tetap saja mereka kehilangan enam poin, dan tertinggal dengan jumlah yang sama dengan peringkat pertama.

Tottenham Hotspur mengalami kekalahan terhadap Inter Milan september 2018 skor 1-2

Tottenham Hotspur mengalami kekalahan terhadap Inter Milan september 2018 skor 1-2

Sementara yang terakhir tiga hari kemudian, mereka menelan kekalahan lagi di kompetisi yang berbeda di Liga Champion, saat menghadapi Inter Milan. Dan ini membuat mereka semakin sulit untuk bertengger diperingkat kedua grup B,  yang dihuni lagi oleh  PSV Eindhoven dan Barcelona.

Keseimbangan Pujian dan Kritikan

Pelatih asal Argentina itu sempat meninggi saat ditanya mengapa ia tak memasukkan dua pemain andalannya Kieran Trippier and Toby Alderweireld, namun kini ia bersikeras bahwa dirinya tetap tenang dan fokus pada tugasnya dipertandingan selanjutnya. Ia pun mengatakan, “Saya sangat santai, saya sangat tenang, karena saya tahu sepakbola,”.

“Di saat yang sama ketika Anda menang, Anda mendapat banyak pujian yang terkadang tidak pantas Anda dapatkan. Ketika Anda kalah, Anda harus menjaga keseimbangan dan menerima kritik dan orang-orang akan berpikir secara berbeda dan tentu saja mencoba mencari alasannya. mengapa kita kalah. “.

Mauricio Pochettino tetap tenang mengatur strategi Tottenham Hotspur

Mauricio Pochettino tetap tenang mengatur strategi Tottenham Hotspur

“Begitulah cara saya memahami sepak bola dan saya menerima situasi itu. Itulah mengapa keseimbangan sangat penting. Ketika Anda menang Anda harus menjaga keseimbangan dan ketika Anda kalah, Anda perlu menerima kritik dan menjaga keseimbangan juga.”.

Ketenangan dan pelajaran hidup

Ia pun menambahkan, “Tujuan kami adalah untuk menjaga fokus dan memiliki keseimbangan yang sangat baik di antara semua yang terjadi, antara persepsi dan realitas kita. Realitas kita tentang bagaimana kita berpikir dan bagaimana kita melihat sesuatu. ”

“Itu bagi saya adalah yang paling penting. Kelompok ini baik-baik saja. Kelompok ini tentu saja sedikit cemas tentang memenangkan pertandingan karena itu normal ketika Anda tidak menang. ”

“Namun kadang-kadang itu baik untuk merasakan rasa sakit, kekalahan, tidak hanya satu, dua tapi tiga. Sangat penting untuk menjadi pintar dan kuat. Sepak bola seperti hidup, tidak mungkin untuk menjaga 70 tahun kebahagiaan [dengan tak pernah mengalami kekalahan]. Selalu ada periode pasang surut dan sepak bola adalah sama, naik dan turun, dan sangat penting untuk belajar dari periode itu dan tetap tenang.” .

Rasanya cukup bijak apa yang diungkapkan oleh Mauricio Pochettino untuk tetap menjaga keseimbangan saat menerima pujian dan kritikan hingga kini. pelatih Tottenham Hotspur. Pasalnya tak ada gunanya juga menekan tombol panik dan berlari tanpa arah yang jelas, dimana akhirnya malah membuahkan hasil yang buruk. Namun apakah strategi Pochettino pasca menjalani tiga kekalahan beruntun, akan berhasil? Simak terus berita selanjutnya di GN-Mode ya.

About The Author