Pelatih Premier League Yang Beresiko Dipecat Dalam Waktu Dekat

Banyak pihak yang mendiskusikan tentang masa depan Jose Mourinho tinggal sebentar lagi. Bagaimana tidak, ia membawa dua laga perdananya di Premier League musim ini dengan kekalahan, yang membuat para pendukung Manchester United kecewa. Namun ada hal yang lebih perlu diperhatikan lagi dibandingkan Mourinho, karena setidaknya ada dua pelatih di Premier League yang beresiko dipecat dalam waktu dekat. Dan inilah dia.

Manuel Pellegrini

Pellegrini merupakan pelatih dengan segudang pengalaman dengan mengendarai beberapa klub dari bebagai negara, mulai dari Chili (Universidad de Chile, CD Palestino, O’Higgins, Universidad Católica), Ekuador (LDU Quito), Argentina (San Lorenzo dan River Plate), Spanyol (Villarreal, Real Madrid, Malaga), Inggris (Manchester City) dan China (Hebei China Fortune). Namun di musim ini ia membela West Ham United.

Ia pun meraih berbagai gelar juara bersama Universidad Católica, LDU Quito (Serie A), San Lorenzo (Primera Division dan Copa Mercosur), River Plate (Primera Division), Villarreal (UEFA Intertoto Cup), dan Manchester City (Premier League dan Football League Cup (2x)). Tentu hal ini tak salah jika West Ham memilihnya untuk menjadi pelatih mereka musim ini, menggantikan David Moyes yang pergi meninggalkan klub berada di posisi ke-13 musim lalu.

Namun keadaan bisa menjadi jauh lebih buruk!

Manuel Pellegrini West Ham United membawa empat kekalahan di empat pertandingan perdana musim 2018-19

Manuel Pellegrini West Ham United membawa empat kekalahan di empat pertandingan perdana musim 2018-19

Empat pertandingan di Premier League, Ia membawa klubnya menelan empat kali kekalahan. Ia pernah sekali menang saat menghadapi AFC Wimbledon di piala Carabao Cup, namun klub tersebut adalah klub yang bermain di divisi ketiga liga Inggris, malah saat itu mereka berlaga melawan 10 pemain, karena pemain Wimbledon terkena kartu merah di menit ke 18.

Ini membuat The Hammers terpelosok ke peringkat pertama dari dasar klasemen. Bahkan menjadi satu satunya tim yang belum pernah mendapatkan satu poin pun.

Padahal di bursa transfer musim panas kemarin, ia merekrut beberapa nama besar seperti Issa Diop dari Toulouse,  Łukasz Fabiański dari Swansea City, Andriy Yarmolenko dari Borussia Dortmund, Felipe Anderson dari Lazio, Jack Wilshere dan Lucas Pérez dari Arsenal dan lainnya. Namun sepertinya ia tak mampu untuk memadukan kemampuan mereka, bahkan kemungkinan akan tak mencicipi pemain yang direkrutnya dalam waktu dekat. Sulit membayangkan target klubnya yang menginginkan mereka masuk enam besar.

Memang pelatih baru perlu beradaptasi dengan para pemainnya, namun jika ia tidak bisa merubah keadaan setelah jeda Internasional, Ia pun beresiko kehilangan pekerjaannya.

Sean Dyche

Mantan pemain bek Chesterfield ini telah dipercaya untuk mengasuh Burnley, setelah ia meninggalkan Watford pada musim panas 2012 lalu. Ia pun sempat membawa timnya meraih gelar juara di Football league 2015-16 lalu, namun itu adalah satu satunya piala yang dipersembahkan untuk The Clarets.

Di musim perdananya, ia menggantikan Eddie Howe dan menyelamatkan Bunley hingga berada diperingkat ke 11 klasemen, sementara di musim kedua ia membawa timnya dipromosikan ke Premier League. Setahun kemudian timnya terdegradasi lagi ke Liga Championship, namun Ia berhasil membawa timnya lagi ke kompetisi Premier League. Hampir saja di musim berikutnya, ia hampir membawa timnya terdegradasi namun di musim lalu ia berhasil membawa timnya ke peringkat ketujuh klasemen.

Sean Dyche membawa Burnley meraih sebuah poin dari empat pertandingan perdana di Premier League 2018-19

Sean Dyche membawa Burnley meraih sebuah poin dari empat pertandingan perdana di Premier League 2018-19

Tentu ketidak konsistenan sang pelatih cukup membuat banyak pihak menyayangkan kondisi ini. Apalagi melihat musim ini, ia membawa Burnley ke peringkat kedua dari dasar klasemen, dimana mereka mengimbangi pertandingan menghadapi Southampton tanpa gol, di laga perdana musim ini.

Seharusnya Ia bisa memenangkan laga menghadapi Southampton, bahkan menghadapi Manchester United yang sedang labil. Mereka memiliki kiper berpengalaman dari Manchester City yaitu Joe Hart namun tak didukung dnegan performa timnya. Mereka juga menandatangani Ben Gibson dan Matej Vydra, dimana Vydra belum disebutkan dalam skuad Premier League Dyche. Mungkin ada baiknya ia memberikan kesempatan penyerang Derby County, yang  mencetak 22 gol dari 44 pertandingan di Liga Championship. Tak ada ruginya dibandingkan ia memiliki resiko kehilangan pekerjaannya.

Demikianlah dua pelatih Premier League yang beresiko dipecat dalam waktu dekat. Mungkin David Wagner yang melatih Huddersfileld juga akan mengalami hal yang sama juga sementara Neil Warnock yang membawa Cadiff City saat dipromosikan menuju Premier League musim lalu, mungkin lebih diberi kelonggaran karena baru meraih dua poin.

About The Author