Jika Jadi Manajer Barca, Xavi Harus Segera Bereskan Masalah-masalah Ini

Berita Liga Spanyol – Rumor mengenai kedatangan Xavi Hernandez di Barcelona nampaknya semakin mendekati kenyataan. Namun, ada berbagai macam masalah yang harus dia bereskan agar bisa membuat klub tersebut bangkit kembali seperti sedia kala.

Karier Xavi sebagai pelatih sepakbola masih seumur jagung. Ia baru resmi menjabat sebagai pelatih kepala dari klub terakhir yang dia perkuat, Al Sadd. Walaupun demikian, bukan berarti kualitasnya perlu dipertanyakan.

Di bawah asuhannya, Al Sadd saat ini menempati peringkat ketiga dalam klasemen Qatar Stars League dengan perolehan 21 poin. Al Sadd juga berhasil memenangkan tujuh dari 11 pertandingan yang telah dilakoni.

Kemudian, Al Sadd juga baru-baru ini berhasil sampai ke babak semi-final Qatar Cup setelah mengalahkan Al Rayyan. Selanjutnya, mereka hanya tinggal menumbangkan Al-Duhail untuk meraih trofi pertamanya di musim ini.

Berdasarkan laporan, Xavi Hernandez baru akan menerima tawaran Barcelona setelah pertandingan final tersebut. Namun perlu diketahui bahwa ada serangkaian masalah yang harus dia selesaikan jika ia benar ingin menjadi juru taktik Barcelona.

  • Mengembalikan Gaya Bermain Barcelona
    Supporter Barcelona sangat mengidolakan gaya bermain Tiki-Taka yang dipopulerkan oleh Josep Guardiola. Dan harapannya, Xavi Hernandez sebagai mantan pelaku dari konsep Tiki-Taka bisa menyuguhkan permainan yang sama di Barcelona.
  • Hubungan dengan Manajemen
    Xavi Hernandez diyakini lebih berpihak kepada kandidat lainnya dalam proses pemilihan presiden Barcelona tahun depan. Hal ini dikarenakan hubungannya dengan presiden Los Cules saat ini, Josep Maria Bartomeu, yang disebut kurang baik.
  • Membeli Striker Anyar di Bulan Januari
    Perlu diketahui bahwa Luis Suarez saat ini sudah berumur 33 tahun itu sudah harus segera dicarikan sosok penggantinya. Namun, berburu pemain di bursa transfer musim dingin bukanlah perkara yang mudah. Maka dari itu, ini akan menjadi salah satu tantangan terbesar Xavi jika benar-benar bergabung dengan Barcelona.

About The Author