Guardiola Ingin Melatih Tim Muda Barcelona Lagi

Pep Guardiola belum lama ini mengakui bahwa dirinya ingin melatih tim muda Barcelona lagi saat ia ingin  mengakhiri karir kepelatihannya dimasa depan. Hal ini cukup menarik karena beberapa pelatih besar menggantung karirnya bersama klub besar dalam masa kejayaan, seperti Sir Alex Ferguson saat bersama Manchester United ataupun Jupp Heynckes saat bersama Bayern Munich.

Profile Pep Guardiola

Pep Guardiola sebagai pemain

Pep Guardiola saat menjadi pemain Barcelona

Pep Guardiola saat menjadi pemain Barcelona

Memang pelatih berusia 47 tahun itu mengawali karir sepak bolanya di akademi Barcelona pada tahun 1984. Perlahan namun pasti, ia mampu dipromosikan ke tim utama pada tahun 1990 dan menjadi bintang  klub selama sebelas tahun, dan bermain di beberapa klub seperti Brescia, AS Roma, Al-Ahli dan Dorados sebelum akhirnya ia memutuskan pensiun dan beralih menjadi pelatih.

Pep Guardiola sebagai pelatih Barcelona

Butuh satu tahun untuknya dari masa pensiun sebagai pemain dan ia pun langsung ditunjuk untuk memegang tim cadangan Barcelona. Bahkan setelah baru mengasuh satu tahun, ia pun dipercaya untuk menggantikan Frank Rijkaard mengelola tim utama mereka.

Dengan strateginya saat itu, ia rela melepaskan nama besar seperti Ronaldinho, Deco, Samuel Eto’o, Lilian Thuram dan lainnya dari daftar pemainnya. Banyak yang mengkritisi keputusannya namun, akhirnya ia mempersembahkan 14 piala dalam tiga musim kepelatihannya. Sebut saja, La Liga (2008–09, 2009–10, 2010–11), Copa del Rey (2008–09, 2011–12) Supercopa de España ( 2009, 2010, 2011), UEFA Champions League (2008–09, 2010–11), UEFA Super Cup (2009, 2011) dan FIFA Club World Cup (2009, 2011).

Pep Guardiola saat membantu Barcelona meraih gelar juara Liga Champions

Pep Guardiola saat membantu Barcelona meraih gelar juara Liga Champions

Pep Guardiola sebagai pelatih Bayern Munich

Pep meninggalkan Spanyol pada akhir kampanye 2012-13 dan beralih menuju Jerman untuk membela Bayern Munich. Saat itu ia menggantikan Jupp Heynckes yang meraih treble sebelum pensiun. Ia juga memberikan kesukesan kepada klub barunya dengan memenangkan Bundesliga ( 2013–14, 2014–15, 2015–16), DFB-Pokal (2013–14, 2015–16), UEFA Super Cup (2013) dan FIFA Club World Cup (2013). Namun akhirnya ia beralih ke Inggris untuk membela Manchester City pada musim panas 2016 lalu.

Pep Guardiola sebagai pelatih Manchester City

Memang ia mengawali karir di klub barunya dengan cukup kewalahan dimana ia tak mempersembahkan satu piala pun karena banyak hal yang perlu dirubah. Sebut saja pemainnya yang memiliki usia rata-rata paling tua dibandingkan dengan rivalnya di Inggris. Akhirnya di musim panas keduanya , ia merombak skuadnya dan berbelanja pemain secara besar-besaran. Hasilnya pun sangat memuaskan, dimana mereka meraih gelar juara Premier League dan memecahkan sebelas rekor di Premier League, termasuk poin tertinggi dalam sejarah kompetisi tersebut.

Pep Guardiola pensiun melatih?

Namun saat ditanya tentang masa depannya, tentang akhir dan aksinya menjadi pelatih, secara mengejutkan ia menjawab hal yang tak seperti pelatih terkenal legenda lainnya. Sebut saja Sir Alex Ferguson yang pensiun saat membawa kejayaaan bersama Manchester United, dan Jupp Heynckes saat membawa Bayern Munich.Ia malah berharap karir kepelatihannya berakhir di tempat ia memulainya yaitu melatih tim muda Barcelona.

Pep Guardiola saat Melatih tim muda Barcelona

Pep Guardiola saat Melatih tim muda Barcelona

Ia pun mengungkapkan kepada Jorge Valdano dalam acara Universo Valdano, dan mengatakan, “[Saya ingin membuat] Tim saya yang mencoba untuk memainkan apa yang saya inginkan,”,

“Saya akan menyelesaikan di mana saya mulai. Langkah terakhirku adalah dengan tim muda. Mudah-mudahan itu akan menjadi milik Barca.”.

Dengan pernyataannya, ada kemungkinan lain bahwa ia bisa berakhir untuk mengasuh tim muda selain Barca, namun sangat disayangkan jika raksasa liga Spanyol itu tak mewujudkan keinginannya suatu saat nanti. Sulit mencari pelatih yang bergelimang trofi baik saat menjadi pemain dan pelatih, yang mau mengasuh tim muda suatu klub.

Namun perjalanannya menjadi masih panjang setidaknya sekitar sepuluh atau mungkin dua puluh tahun lagi. Mungkinkah ia berubah pikiran ditengah jalan? Kemanakah ia akan berlabuh lagi setelah kontraknya dengan Manchester City berakhir pada akhir musim 2020-21 mendatang? Akan menarik untuk melihat performanya di masa yang akan datang, dan simak beritanya disini ya?

About The Author