Graeme Souness Prediksi Inggris Takkan Menang Hadapi Belgia

Banyak yang mengatakan bahwa pencapaian Inggris di semi final Piala Dunia 2018 ini, hanya berdasarkan keberuntungan semata. Salah satunya adalah mantan bintang Liverpool Graeme Souness, yang tidak terkesan setelah melihat ruang mesin timnas Inggris dimana dihuni oleh duo lini tengah Dele Alli dan Jesse Lingard. Bahkan Ia pesimis saat menghadapi Belgia untuk berebut tempat ketiga di turnamen ini.

Kroasia vs Inggris

Tendangan bebas Kieran Tripper yang mengungguli Kroasia di menit ke 5 di semi final Piala Dunia 2018

Tendangan bebas Kieran Tripper yang mengungguli Kroasia di menit ke 5 di semi final Piala Dunia 2018Kroasia vs inggris

Memang perjalanan panjang Tiga Singa di Rusia telah berakhir pada hari Kamis kemarin, setelah menelan kekalahan 2-1 saat menghadapi Kroasia di babak semifinal. Inggris sebenarnya lebih dulu dengan serangan awal dari Kieran Trippier di menit ke-5, namun berhasil dinetralisir oleh Ivan Perisic di menit ke 68. Mereka pun memainkan perpanjangan waktu sebanyak dua kali namun pada akhirnya Kroasia mampu memanfaatkan kesempatan ini, melalui tembakan dari Mario Mandzukicdi menit ke 109.

Kesalahan lini tengah Inggris

Meskipun demikian, Inggris mendapat pujian tinggi untuk perjalanan pertama mereka ke babak empat besar sejak 1990, dan mereka akan berebut tempat ketiga hari ini pukul 21.00 WIB. Namun hal tersebut tidak termasuk untuk mantan bintang Liverpool, Graeme Souness. Ia pun menjelaskan kepada medIa Sport alasannya.

“Saya ingin menekankan lini tengah mereka ,” katanya, “Anda tidak dapat memenangkan piala besar, Anda tidak dapat mendominasi pertandingan sepak bola, Anda tidak dapat menempatkan diri pada posisi di mana Anda tidak memberikan bola kecuali Anda memiliki pemain bagus di lini tengah yang dapat mempertahankan bola. “.

Dele Alli dan Jesse Lingard yang gagal mencetak gol saat menghadapi Kroasia di semi final Piala Dunia 2018

Dele Alli dan Jesse Lingard yang gagal mencetak gol saat menghadapi Kroasia di semi final Piala Dunia 2018

“Saya maksudkan adalah Lingard dan Dele Alli – dua pemain yang ingin mengakhiri moment tertentu setelah ada permainan pintar dari pemain lainnya. Mereka tidak ingin terlibat dalam menjaga bola dan mendominasi penguasaan bola. Mereka ingin terlibat dalam mencetak gol dan menyelesaikan semua hal.”.

Inggris hanya beruntung ?

Souness juga mengungkapkan bahwa Gareth Southgate selaku pelatih mereka agak beruntung untuk mencapai tahap semifinal di Piala Dunia kali ini, dan mengatakan, “Ketika mereka datang melawan tim yang layak, saya pikir hal itu tak terelakkan bahwa mereka akan berjuang malam ini,” .

“Mari saya jelaskan. Mereka memainkan tim terburuk di turnamen saat menghadapi Panama. Mereka bermain, bersama dengan Arab Saudi, mungkin tim terburuk kedua di turnamen yaitu Tunisia. Menelan kekalahan terhadap Belgia, yang tidak dihitung. “.

Kolombia vs Inggris memperebutkan 16 besar di Piala Dunia 2018

Kolombia vs Inggris memperebutkan 16 besar di Piala Dunia 2018

“Kemudian mereka bertarung dengan Kolombia dan di babak kedua, Kolombia jauh lebih baik dari mereka. Inggris melakukan aksi comeback pada perpanjangan waktu tetapi hanya setelah pemain Kolombia membentur mistar gawang. Mereka pun lolos melalui adu penalti. “.

“Kemudian mereka memainkan laga dengan tim Swedia yang lebih dikagumi dibandingkan Inggris. Keduanya memainkan permainan yang serupa; bola panjang dan umpan dari jarak jauh. “.

Ia melanjutkan, “Malam ini adalah pertama kalinya, selain pertandingan Belgia, bahwa mereka telah datang untuk melawan tim yang memiliki kepemilikan bola yang tinggi – dan mereka benar-benar bermain maju dan mudur dengan lapangan penuh, sebagai tim yang sangat penting yang bermain di sepakbola dasar. “.

Mungkin mantan bintang Liverpool Graeme Souness yang pesimis dengan performa timnas Inggris hingga kini ada benarnya, dimana pencapaian mereka di semi final Piala Dunia 2018 ini, hanya berdasarkan keberuntungan semata. Dan jika mereka tak merubah pemikiran mereka, termasuk Dele Alli dan Jesse Lingard, maka mereka bisa dikalahkan lagi oleh Belgia pada nanti malam, pukul 21.00, seperti saat dibabak penyisihan grup, apalagi mereka akan menurunkan tim utama mereka.

About The Author