Fabinho Dan Thomas Lemar Resmi Gagal Pergi Dari Monaco Januari Ini

Thomas Lemar, Vadim Vasilyev, Fabinho, AS Monaco

Thomas Lemar – Vadim Vasilyev – Fabinho

Pemain bertahan Monaco yaitu Fabinho telah beranggapan bahwa dirinya membutuhkan “tantangan baru” di tengah ketertarikan dari Manchester United dan Paris Saint-Germain namun akhirnya wakil presiden klub Prancis tersebut, telah menutup pintu di bursa transfer Januari ini, termasuk dengan rekan setimnya Thomas Lemar.

Fabinho sendiri hampir saja bergabung dengan PSG di musim panas lalu, dan sebelumnya Ia juga dikaitkan dengan kubu setan merah, sebuah klub yang secara internasional telah mengakui bahwa dirinya juga ingin bergabung.

Memang pemain berusia 24 tahun itu telah mendapat perhatian dunia sejak kepindahannya ke Monaco dari klub asal Portugal Rio Ave pada tahun 2015 lalu, dimana ia juga memainkan peran penting dalam kesuksesan Monaco saat meraih gelar juara Ligue 1 yang luar biasa di musim lalu.

Namun, setelah melihat rekan setimnya seperti Kylian Mbappe, Bernardo Silva, Benjamin Mendy dan Tiemoue Bakayoko yang semuanya telah beralih menuju klub lainnya dan sukses, Ia merasa sekarang adalah waktu untuk dirinya pergi.

“Jika ada sesuatu yang baik untuk saya, mungkin perubahan liga atau klub dengan struktur lebih besar, dengan ambisi yang lebih besar, saya akan tampil bagus dalam hal itu,” kata Fabinho kepada outlet Brasil Lance!. “Cerita saya di Monaco bagus, saya berhasil memenangkan sebuah gelar jadi saya pikir siklus saya di sini mungkin akan berakhir. “.

Ia menambahkan”Saya tahu visi klub adalah mencoba bertahan di tempat kedua dan memenangkan satu tempat di Liga Champions dan tidak menandatangani pemain, namun meloloskan pemain muda di sepakbola dunia. Saya merasa telah melalui proyek ini, Saya tiba sebagai seorang yang tidak diketahui , Saya telah membuat nama saya di klub, saya telah memenangkan banyak hal, jadi mungkin saya memerlukan sesuatu yang baru untuk menghadapi tantangan baru. “.

Pemain bertahan yang telah mencetak empat gol dari 21 pertandingannya di Ligue 1 di musim ini mengatakan “Musim ini kami telah kehilangan banyak pemain, tidak hanya dari starting XI, tapi juga beberapa pemain cadangan, yang selalu terbiasa masuk lapangan. Dengan sejumlah faktor, tim kami menjadi lebih lemah dari pada musim lalu, itulah yang sebenarnya.”

Fabinho bukan satu-satunya anggota skuad Leonardo Jardim yang didekati oleh beberapa klub terbesar di Eropa. Pasalnya Arsenal juga telah membidik rekannya, Thomas Lemar namun gagal dengan penawaran di menit-menit terakhir di bursa musim panas lalu. Namun Arsene Wenger berjanji untuk tetap kembali memboyong gelandang internasional Prancis berusia 22 tahun, yang berada di bawah kontrak di Stade Louis II sampai 2020.

Dengan Monaco di posisi keempat di Ligue 1, satu poin di belakang Lyon dan Marseille, mereka ingin tetap mempertahankan keberadaan duo pemainnya untuk bisa membantu mereka berada di zona kompetisi Eropa musim depan.

Wakil presiden Monaco Vadim Vasilyev sempat mengungkapkan kepada RMC bahwa ia tak menyesal telah menahan Fabinho dan Lemar dan mengatakan, “Tidak, saya tidak menyesal. Bila harus mengambil keputusan, saya selalu mempertimbangkan risiko dan konsekuensinya. Konsekuensinya bisa saja lebih serius jika mereka pergi. “.

” Saya melihat bahwa mereka akan kembali [membentuk dan kebugaran] Mereka akan menjadi sangat penting di paruh kedua musim ini, jika mereka berdua pergi, itu akan memiliki dampak yang sangat negatif pada tim dan mungkin kami tidak akan menantang untuk menyelesaikan tiga besar musim ini. ” tambahnya.

Namun hal tersebut kemungkinan berubah jika mereka berada diakhir musim ini, dimana Fabinho dan mungkin juga Lemar akan dilepaskan sekaligus, sembari mencari pemain muda berbakat baru lagi.

About The Author