Sarri : Hazard Mampu Mencetak 40 Gol per Musim

Pelatih Chelsea Maurizio Sarri, belum lama ini mengungkapkan bahwa Eden Hazard kemungkinan sebagai pemain terbaik di Eropa dan memiliki kemampuan untuk mencetak 40 gol dalam satu musim. Padahal hingga saat ini, sang pemain belum pernah mencetak lebih dari 20 gol dalam satu musim diseluruh kompetisi.

Chelsea vs Cardiff

Memang pernyataan pelatih Chelsea tersebut terungkap setelah timnya meraih kemenangan saat menjamu tim yang baru dipromosikan ke Premier League musim ini yaitu Cardiff. Mereka berhasil mendominasi pertandingan secara signifikan baik penguasaan bola maupun dalam hal mencetak peluang. Hasilnya empat buah gol bersarang di gawang lawan, yang ditebus dengan sebuah kebobolan.

Memang saat itu mereka kebobolan gol lebih dulu saat Sol Bamba menanduk tendangan pojok dari Sean Morrison di menit ke 16. Namun di menit ke 37, Hazard mampu mengimbangi papan skor setelah mendapat umpan dari Olivier Giroud. Tujuh menit kemudian, ia juga bekerja sama dengan Giroud untuk membuat keunggulan mereka di menit kedua.

Eden Hazard mencetak gol saat Chelsea vs Cardiff September 2018

Eden Hazard mencetak gol saat Chelsea vs Cardiff September 2018

Di menit ke 80, Chelsea mendapat kesempatan tendangan penalti setelah Bamba melakukan pelanggaran di kotak penalti. Dan Hazard mampu mengkonversinya menjadi angka. Tiga menit kemudian rekannya Willian mampu memperlebar selisih gol dengan tendangan jarak jauh di luar kotak penalti dan menyarangkannnya di pojok kanan atas gawang Cardiff.

Kemenangan ini pun membuat mereka meraih memuncaki papan klasemen di Premier League musim ini, setelah menaklukkan Huddersfield, Arsenal, Newcastle United, Bournemouth dan tentu saja Cardiff.  Liverpool juga mampu meraih poin yang sama setelah menaklukan Tottenham Hotspur, namun Chelsea lebih unggul berkat selisih tiga gol yang ia cetak hingga kini.

Maurizio Sarri dan Eden Hazard

Hazard sempat dikaitkan erat kepergiannya di musim panas kemarin. Mungkin jika Antonio Conte tetap di Chelsea dan Zinedine Zidane tetap di Real Madrid, kemungkinan hal itu terjadi sangat besar. Namun kini ia menikmati awal yang bagus untuk kampanye musim ini dengan lima gol dan dua assist hingga saat ini.

Saat ditanya tentang kemungkinan bahwa Hazard telah berubah menjadi pemain terbaik di Premier League, sang pelatih mengatakan, “Mungkin,”

“Awalnya saya pikir Hazard adalah salah satu pemain terbaik di Eropa, tapi sekarang saya mengubah pikiran saya bahwa dia adalah yang terbaik. Saya pikir Hazard dapat meningkatkan lebih banyak lagi. Saya pikir dia bisa menghabiskan lebih sedikit energi daripada yang sekarang sekitar 50 atau 60 meter dari gawang lawan. ”.

Maurizio Sarri ingin membuat Eden Hazard mencetak 40 gol per musim

Maurizio Sarri ingin membuat Eden Hazard mencetak 40 gol per musim

Sarri pun mengungkapkan rencananya tentang membuatnya menjadi mesin gol, sesuatu yang mungkin sulit dibayangkan sang pemain karena ia tak pernah mencetak lebih dari 40 gol, bahkan saat bersama Chelsea ia tak pernah menyentuh kepala dua, meski dihitung dengan semua gol di berbagai kompetisi.
Ia mengatakan, “Ketika kami memiliki bola di setengah lapangan kami, dia menyentuh bola lima kali atau enam kali. “Jadi aksinya itu menunjukkan bahwa dirinya menghabiskan banyak energi, dan dapat menghabiskan lebih banyak energi dalam 25 meter terakhir. Saya pikir dia bisa mencetak 30 atau 35 gol. “.

“Saya sendiri telah berbicara dengannya dalam dua hari terakhir, kemarin saya mengatakan kepadanya bahwa dia bisa mencetak 40 gol. Tetapi harus menghabiskan lebih sedikit energi saat jauh dari gawang dan mainkan energinya dalam 25 meter terakhir.”.

Jika strategi Maurizio Sarri diterapkan, dimana ia percaya Eden Hazard memiliki kemampuan untuk mencetak 40 gol dalam satu musim, maka striker Liverpool, Mohamed Salah, bisa kehilangan kesempatan meraih Golden Boot keduanya di Premier League, apalagi saat Jurgen Klopp tak hanya andalkan Salah untuk mencetak gol, seperti yang diungkapkannya belakangan. Namun akan menarik untuk melihat perkembangan keduanya hingga musim ini berakhir.

About The Author