Sama Poin Dan Selisih Gol Dengan Senegal, Jepang Lolos Babak Selanjutnya?

Babak penyisihan menuju perdelapan final Piala Dunia 2018 telah selesai, namun ada hal yang menarik yang banyak ditanyakan oleh pecinta bola khususnya yang baru menggandrungi olahraga ini. Pasalnya mereka menanyakan mengapa Jepang yang berada di grup H, berhasil masuk ke dalam 16 besar turnamen tahun ini padahal rivalnya Senegal juga berhak jika melihat jumlah poin, jumlah gol masuk, jumlah gol kemasukkan dan tentunya agregat gol mereka juga sama. Dan ternyata inilah alasannnya.

Berakhirnya Babak Penyisihan Grup

Hasil babak penyisihan untuk menuju 16 besar Piala Dunia 2018

Hasil babak penyisihan untuk menuju 16 besar Piala Dunia 2018

Memang babak penyisihan menuju perdelapan final Piala Dunia 2018 telah berakhir, setelah pertandingan empat timnas di grup G bertarung selesai. Namun tak ada masalah dengan di grup ini karena apapun yang terjadi, Belgia dan Inggris melaju ke babak kualifikasi karena mereka telah memiliki dua kali kemenangan dalam grup ini.

Namun yang menjadi pemikiran lebih lanjut adalah timnas yang berada di grup H yaitu Jepang, Kolombia, Senegal dan Polandia.

Apapun yang terjadi, Polandia takkan lolos ke tahap berikutnya karena mencicipi dua kali kekalahan. Kolombia pun juga bisa ditebak walaupun lebih rumit, mereka bisa menuju 16 besar Piala Dunia jika mereka memenangkan laga menghadapi Senegal atau bermain imbang dengan Senegal dan berharap Jepang kalah hadapi Polandia.

Hasil akhir grup H di babak penyisihan Piala Dunia 2018

Hasil akhir grup H di babak penyisihan Piala Dunia 2018

Kasus Khusus Jepang Dan Senegal

Namun bagi Jepang dan Senegal yang memiliki jumlah poin yang sama, jumlah gol yang sama dan jumlah kebobolan yang sama dalam dua pertandingan sebelumnya, lebih rumit lagi. Memang jika keduanya menang dalam laga ketiga di babak penyisihan grup, maka takkan menjadi masalah atau salah satu diantaranya kalah atau imbang. Namun masalahnya jika mereka berdua kalah dengan jumlah gol yang sama dan jumlah kebobolan yang sama.

Banyak yang menduga kemungkinan tersebut sangat kecil untuk jadi kenyataannya, namun kekhawatrian itu terjadi. Jepang dan Senegal menelan kekalahan dan memiliki poin sama, selisih gol yang sama, produktifitas gol yang sama, dan head-to-head yang sama. Dan Kini posisi mereka berada di posisi 2 atau 3 Grup H. Namun bagaimanakah penentuan selanjutnya?

Penentuan Selanjutnya

Jika sekenario tie-break tersebut terjadi maka posisi keduanya ditentukan oleh kartu atau lebih tepatnya adalah Fair Play yang artinya siapapun yang memiliki pemain dengan kartu kuning paling sedikit hingga saat ini, merekalah yang menang.

Mbaye Niang saat menerima kartu kuning saat menghadapi Kolombia di Piala Dunia 2018

Mbaye Niang saat menerima kartu kuning saat menghadapi Kolombia di Piala Dunia 2018

Sebelum pertandingan Grup H di mulai, Jepang memiliki 3 kartu kuning, sememtara Senegal memiliki 5 kartu kuning. Namun dalam laga terakhir di fase itu, Jepang menambah satu kartu kuning lagi, saat Tomoaki Makino melakukan pelanggaran di menit ke 66 saat menghadapi Polandia. Senegal juga mendapatkan satu kuning juga dimana Mbaye Niang melakukan pelanggaran di menit ke 51 saat menghadapi Kolombia. Hal ini membuat Jepang memiliki 4 kartu kuning dan Senegal 6.

Karena itulah alasannya Jepang masuk 16 besar Piala Dunia dibandingkan Sengegal walaupun jumlah poin, jumlah gol masuk, jumlah gol kemasukkan dan tentunya agregat gol mereka juga sama. Bahkan Jepang telah menjadi timnas pertama dalam sejarah Piala Dunia yang lolos dari fase grup ke perdelapan final karena aturan fair play.

About The Author