Panduan Piala Dunia 2018 Grup A Untuk Timnas Mesir

Setelah membuat panduan tentang timnas yang bermain di Piala Dunia 2018 Rusia untuk Grup A, kini kami akan membahas  lebih jauh tentang salah satu timnas yang bermain didalamnya, dalam tentang sang tuan rumah dalam artikel panduan Piala Dunia 2018 Grup A untuk timnas Mesir.

Kualifikasi

Timnas Mesir Piala Dunia 2018 terupdate

Timnas Mesir Piala Dunia 2018 terupdate

Selama beberapa dekade, Mesir telah gagal untuk mengubah dominasi mereka di benua Afrika terutama saat mereka berusaha untuk lolos kebabak kualifikasi Piala Dunia. Tercatat dari Piala Dunia 1970, mereka hanya berhasil masuk ke babak grup pada Piala Dunia 1990 di Italia. Dan kini mereka bersiap diri untuk memastikan tempat mereka lagi di Piala Dunia 2018 di Rusia.

Mereka mampu menaklukan Uganda, Kongo dan Ghana di Grup E, dimana mereka hanya satu kali kalah saat tipis saat menghadapi Uganda. Namun yang menjadi catatan, lini depan mereka yang kurang tajam, bisa memicu terhentinya langkah di turnamen ini.

Pelatih

Pelatih timnas Mesir Hector Cuper

Pelatih timnas Mesir Hector Cuper

Selama bertahun-tahun, segudang pelatih kawakan termasuk Ruud Krol, Marco Tardelli dan Bob Bradley, telah mencoba menawarkan kualitas mereka untuk membawa timnas ke Piala Dunia, namun akhirnya hanya Hector Cuper berhasil melewati mereka.

Pelatih berusia 61 tahun itu diangkat pada bulan Maret 2015 lalu, merupakan pemain bek tengah di beberapa klub di negaranya termasuk Ferro Carril Oeste  dan Huracán. Ia pun beralih menuju posisi kepelatihan setahun setelah ia gantung sepatu, dan beberapa klub yang pernah diasuhnya seperti Valencia, Inter Milan, Mallorca, Real Betis, Parma dan Racing Santander.

Ia pernah membawa Mallorca ke final Piala Eropa dan membawa Valencia mencapai dua final Liga Champions secara beruntun yang membuatnya sebagai La Liga Coach Of The Year versi Don Balon Award 1999, UEFA Club Coach of the Year tahun 2000 dan tahun lalu menjadi CAF Coach of The Year.

Pemain Bintang

Mohamed Salah mencetak angka di timnas Mesir 2017

Mohamed Salah mencetak angka di timnas Mesir 2017

Mesir tak memiliki banyak pemain bintang yang bermain di Eropa walaupun ada beberapa. Sebut saja Mohamed Salah, penyerang Liverpool yang mejadi salah satu andalan timnas. Jangan lupakan Mohamed El Neny yang saat ini mejadi pemain gelandang Arsenal.

Pemain baru

Amr Marey, striker yang bermain untuk Etoile Sahel di Tunisia, menerima panggilan pertamanya. Pemain berusia 25 tahun itu memang tak begitu tajam di lini depan namun bisa membantu timnasnya untuk rotasi pemain.

Pemain yang hilang

Penjaga gawang Essam El Hadary bisa menjadi bisa menjadi pemain tertua yang pernah ada di Piala Dunia jika ia dilibatkan dalam pertarungan ini. Walaupun ia telah berusia 45 di bulan Januari kemarin, ia masih aktif bermain, membela Al-Taawoun. Setelah mempertahankan gol lima dari enam pertandingan grup CAF, dia ditinggalkan dari skuad terakhir Cuper. Sang pelatih mungkin masih menggunakannnya namun hanya sebagai pemain cadangan saja.

Ahmed Fathy yang sempat tampil 122 laga di timnas dan gelandang lini tengah berbakat Shikabala masih diragukan keterlibatannya lagi di timnas.

Hector Cuper mengatakan sebuah tempat di babak 16 besar adalah ambisi, namun kurangnya pengalaman mungkin dari pemain mereka akan membuat mereka kesulitan.Bagaimanapun juga, mereka tetap diperhitungkan senadainya mereka mampu tampil cemerlang setidaknya mampu berada diperingkat dua dalam kompetisi di babak kualifikasi gurp A, melawan Uruguay, Arab Saudi dan Rusia.

(baca juga : Panduan Piala Dunia 2018 Rusia Untuk Grup A)

Kesimpulan

Sejak bergabung dengan Liverpool dari AS Roma, Mohamed Salah telah meningkatkan reputasinya dan menjadi pemain bintang utama, tidak hanya di Afrika tapi juga di seluruh dunia. Kini ia berada di bawah tekanan besar untuk memberikan yang terbaik setiap kali ia dimainkan untuk negaranya. Semoga hal itu tak berdampak negatif untuknya.

Demikianlah info terlengkap  panduan timnas Mesir yang bermain di Piala Dunia 2018 untuk Grup A. Menurut anda, bagaimanakah peluang mereka?

About The Author