Mampukah Sarri Berhasil Tanpa Penyerang Produktif?

Tak dapat dipungkiri bahwa saat ini Chelsea tak memiliki striker yang produktif yang bisa diandalkan mencetak banyak gol. Tentu hal ini akan membuat Maurizio Sarri kesulitan untuk memenuhi tugas pertamanya, seperti yang diharapkan oleh banyak pihak. Namun mampukah Sarri mampu berhasil tanpa penyerang produktif di musim ini?

Tugas Maurizio Sarri di Chelsea

Pelatih asal Italia itu memang baru saja mengembangkan sayap karirnya di luar negeri dengan Chelsea sebagai pijakannya sejak musim panas lalu. Tentu usahanya takkan mudah ia emban dimana ia harus membawa kembali kesuksesan bersama tim barunya. Sebelumnya Chelsea mampu meraih gelar juara Premier League saat diasuh oleh Antonio Conte namun di musim lalu mereka gagal finish di posisi 4 besar, walaupun hanya memenangkan Piala FA saja.

Tentu tugas pertama Sarri adalah untuk memastikan mereka kembali ke kompetisi Liga Champions, dan ini berarti ia harus membawa Chelsea meraih empat besar di Premier League. Setidaknya mereka harus memenangkan kompetisi Europa League agar mendapatkan tiket menuju Liga Champions secara otomatis. Namun untuk memenuhi hal tersebut cukup sulit karena timnya harus mencetak banyak gol.

Maurizio Sarri menggantikan pekerjaan berat Antonio Conte karena tak memiliki penyerang produktif

Maurizio Sarri menggantikan pekerjaan berat Antonio Conte karena tak memiliki penyerang produktif

Tanpa penyerang produktif

Mereka cenderung tak memiliki striker yang diandalkan dilini depan terutama setelah Conte tak menggunakan jasa Diego Costa dari awal musim dan melepaskannya pada Januari 2018 kemarin ke Atletico Madrid. Walaupun telah memiliki striker yang ditebus dengan biaya tertinggi yang dikeluarkan klub untuk membeli Alvaro Morata dari Real Madrid namun perekrutan pada musim panas lalu yang bernilai 60 juta poundsteling, belum memperlihatkan hasil yang nyata.

Harapan Morata untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Costa sangat besar, apalagi tugas tersebut sangat besar mengingat pemain berusia 24 tahun tu mengemban tanggung jawab pertamanya menjadi pemain utama klub untuk pertama kali dalam karirnya.

Memang ia mencetak beberapa gol di awal musim kedatangannya, namun ia hanya mencetak 3 gol setelah tahun 2017 berganti. Dan ini memaksa Conte untuk mendatangkan striker lain yaitu Olivier Giroud dari Arsenal. Namun sayangnya pemain baru tersebut juga tak menjadi solusi hebat dimana akhirnya Chelsea gagal membukukan tempat di Liga Champions.

Mereka mengakhiri musim lalu dengan mencetak 62 gol dalam 38 pertandingan. Dan hal tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan Manchester City yang menjebol 106 gol. Hal tersebut menunjukkan dengan jelas bagaimana lini depan Chelsea tidak cukup efektif berada di depan gawang.

Morata dan Giroud

Saat Sarri ditunjuk sebagai pengganti Conte, sempat ada spekulasi bahwa Gonzalo Higuain akan mereka rekrut namun kenyataannya hal tersebut tidak pernah terjadi. Striker Juventus tersebut akhirnya bergabung dengan AC Milan sebagai gantinya. Hal ini menyisakan Chelsea dengan striker mereka yaitu Morata dan Giroud.

Olivier Giroud dan Alvaro Morata menjadi striker pilihan Chelsea

Olivier Giroud dan Alvaro Morata hanya striker tabg ada di Chelsea

Morata saat ini terlihat tidak dalam performa yang semestinya, sementara Giroud yang lebih berpengalaman bersama Arsenal di Premier League, tidak pernah mencetak 20 gol dalam satu musim bersama klubnya. Apakah mereka beruda akan menjadi pemain yang akan mencetak 20 gol atau lebih untuk Sarri di musim depan? Kemungkinan besar tidak! Tentu kurangnya ketajaman mereka  di depan gawang akan menjadi masalah besar untuk mereka.

Solusi Chelsea

Namun bagaimankah solusinya? Sarri mungkin sedang mencoba meramu keahliannya seperti saat di Napoli dimana ia membuat Dries Mertens berubah dari pemain sayap menjadi salah satu striker paling ditakuti di Serie A. Bahkan ia pun menempatkan dirinya di posisi striker yang berhasil setelah penjualan Higuain ke Juventus.

Maurizio Sarri mampu merubah Dries Mertens menjadi striker andalan Napoli

Maurizio Sarri mampu merubah Dries Mertens menjadi striker andalan Napoli

Ada kemungkinan besar bahwa pelatih asal Italia itu akan menggunakan keajaiban lagi dengan cara yang sama dan mengubah Eden Hazard menjadi striker yang produktif. Sang pemain memiliki bahan untuk mampu melakukan hal itu. Sarri juga bisa melakukannya kepada Pedro ataupun Willian, sehingga siapapun bisa menjadi striker yang klinis walaupun mereka tak memiliki seorang striker yang produktif.

Baca juga : prediksi skor liga Inggris Chelsea vs Arsenal 18 Agustus 2018

Tentu jika di bursa transfer Januari ia mendapatkan izin dari pembesar Chelsea untuk mendatangkan striker baru akan lebih menguntungkannya. Namun mampukah Sarri mampu berhasil tanpa penyerang produktif di musim ini? Seharusnya dengan pengalaman yang ia miliki di Napoli, hal iu bisa terjadi, mungkin takkan meraih gelar juara di Premier League, namun setidaknya bisa mendapatkan tiket Liga Champions di musim depan.

About The Author