Hart Menghargai Kejujuran Pep Namun Tidak Opininya

Mantan kiper Manchester City Joe Hart mengungkapkan bahwa dirinya sangat menghargai kejujuran Pep Guardiola, saat ia datang ke Etihad Stadium di musim panas 2016 lalu dan menurunkannya dari kiper utama Manchester City. Meskipun demikian, pemain berusia 31 tahun itu tidak menyukai opini akan dirinya, yang telah berjuang membela City dari musim panas 2006 lalu.

Profile Joe Hart

Pemain benama lengkap Charles Joseph John Hart, mengasah dirinya di akademi Shrewsbury Town FC, di kota kelahirannya. Ia pun dipromosikan ke tim utama yang saat itu bermain di divisi tiga Liga Inggris pada tahun 2003 namun tak pernah dimainkan. Butuh waktu tiga tahun lebih untuk mendapatkan kepercayaan pelatihnya dan pada kampanye 2005-06 ia menjadi kiper utama dan bermain 50 pertandingan dalam musim itu.

Joe Hart saat menyelamatkan gawang Manchester City dari serangan West Ham United

Joe Hart saat menyelamatkan gawang Manchester City dari serangan West Ham United

Pelatih Manchester City saat itu yaitu Stuart Pearce, memboyongnya dengan harga murah namun ia tak mendapatkan tempat di tim utama. Ia sempat dipinjamkan singkat menuju Tranmere Rovers dan Blackpool FC dan setelah kembali, ia perlahan mendapatkan tempatnya di tim utama. Memang ia sempat dipinjamkan Untuk Brimingham City pada tahun 2009-10, namun ia berhasil mendapatkan tempatnya lagi setelah masa pinjamannya usai.

Kedatangan Pep Guardiola

Namun masa pemain internasional Inggris itu telah menjadi pilihan pertama di City telah usai saat Pep Guardiola mengambil alih Manchester City di musim panas 2016 lalu. Mantan pelatih Barcelona itu segera mengirimnya dengan status pinjaman ke Torino dan West Ham secara beruntun, dan membawa Claudio Bravo di musim perdananya dan menambahkan Ederson di musim keduanya.

Ia pun mengungkapkan perasaannya terhadap Manchester City kepada Sky Sports dan mengatakan, “Saya tak memiliki masalah dengan Pep, saya pikir dia adalah manajer papan atas,”.

Pep Guardiola melepaskan Joe Hart dari Manchester City

Pep Guardiola melepaskan Joe Hart dari Manchester City

“Dia datang dan jujur ​​dengan saya. Saya menatap matanya dan menjabat tangannya, saya mengucapkan terima kasih atas kejujurannya. Saya tidak berterima kasih atas pendapatnya, tetapi kejujurannya tidak ada duanya. Kami mencoba membuat yang terbaik dari situasi yang buruk bagi kami berdua.”.

“Memang seperti itu. Saya pindah, bekerja keras, berlatih dengan City, saya disambut kembali beberapa pre-season terakhir. Itu seharusnya menjadi canggung, tapi ternyata tidak.”

“Saya melakukan apa yang diminta oleh manajer, untuk mengeluarkan yang terbaik dari kemampuan saya. Saya tidak mengatakan saya brilian atau mengatakan saya sempurna,”, tambahnya.

“Itu mungkin hal paling penting yang terjadi padaku selama beberapa tahun terakhir, berkomentar seperti itu [melepaskannya sebagai kiper utama tim], daripada apa yang sebenarnya yang telah diperjuangkan.”.

Kepergian Joe Hart

Akhirnya pemain internasional Inggris itu memilih untuk menyelamatkan karirnya untuk bergabung bersama Burnley di musim panas kemarin. Namun yang jelas sejak ia kedatangan Guardiola di Etihad Stadium, ia tak memiliki banyak kesempatan untuk dilibatkan bersama timnas Inggris di Piala Dunia kemarin. Bahkan saat menjalani kompetisi UNL.

” Saya hanya bisa mendapatkan diri saya sendiri, ke tingkat tertinggi saya, dan kemudian terserah kepada orang lain. Sesuatu yang saya miliki adalah kemampuan saya, bagaimana orang ingin memainkannya terserah mereka. Saya akan terus mendorong diri sendiri. Burnley jelas prioritas saya saat ini, dan apa pun yang terjadi, terjadilah. “.

“Saya bisa mengalami musim panas yang panjang di mana saya merasa kasihan pada diri sendiri, tetapi saya sangat menyukainya, saya suka tantangan. Musim panas ini sangat menakjubkan, saya benar-benar patah hati dan kata-kata lainnya, saat saya tidak berada di skuad Piala Dunia. Tetapi Anda harus membuat yang terbaik. Saya memiliki musim panas yang fantastis, saya menikmatinya, saya melompat ke pra-musim ini, dan saya siap untuk pergi. “.

Memang Guardiola yang ingin melatih tim muda Barcelona lagi, memiliki sikap yang tegas dan memiliki pandangan sendiri untuk membuat skuadnya. Bahkan ia melepaskan pemain bintang seperti Ronaldinho, Deco, Samuel Eto’o bahkan Zlatan Ibrahimovic. Belum lagi pemain lainnya, di klub lainnya. Namun ia strateginya benar-benar nyata dan menghasilkan piala disetiap ia mengasuh sebuah klub sepak bola.

Joe Hart memang sangat menghargai kejujuran Pep Guardiola, walaupun tidak dengan opini tentang dirinya. Namun ia tak bisa membantah apapun selama ia tak bisa tampil lebih baik dibandingkan kiper City saat ini yaitu Ederson. Tentu jika ia bisa berhasil melakukannya bersama Burnley, namanya akan menjadi buah bibir di berbagai media selama berminggu-minggu. Namun mampukah ia melakukannya di usia 31 tahun, bersama tim yang memiliki kualitas tak seperti di Manchester City?

About The Author