Diego Simeone Kritik Kemenangan Luka Modric di Ballon d’Or 2018

Diego Simeone mengaku kesal dengan pertanyaan dari sang pemain terbaik Real Madrid yakni Luka Modric saat dirinya menjadi pemenang penghargaan Ballon d’Or 2018 beberapa waktu lalu.

Pesepakbola dunia yang datang dari Kroasia tersebut menjadi sukses mengejutkan dengan mengalahkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo selama se-dekade belakangan ini setelah berhasil mendapatkan penghargaan Ballon d’Or 2018 yang dihelat majalah Perancis, yakni France Football.

Modric merupakan pemain pertama dalam catatan sejarah sepakbola dunia yang mendapatkan empat penghargaan secara berturut-turut selama satu tahun ini. Dia berhasil mendapatkan Ballon d’Or, Pemain Terbaik FIFA, Pemain Terbaik UEFA, serta Golden Ball Piala Dunia 2018 Rusia.

Pada peringkat kedua, terdapat Cristiano Ronaldo, dan pemain andalan Atletico yakni Antoine Griezmann. Griezmann sendiri berhasil mencapatkan gelar Liga Europa dan Piala Dunia 2018 di musim panas yang lalu.

Diego Simeone sebelumnya meyakini jika Griezmann dan Raphael Varane merupakan pemain yang lebih layak mendapatkan pengharagaan istimewa ini daripada Luka Modric. Walau begitu, pelatih Atletico Madrid ini tetap memberikan ucapan selamat pada sang gelandang Real Madrid tersebut.

Walau begitu, Simeone mengaku tidak menyukai ungkapan yang diucapkan sang pemenang dalam penghargaan pribadi tersebut. Pasalnya, para pemain Los Rojiblancos memang selalu terlihat sulit meraih kemenangan untuk individu, seperti saat mereka meraih penghargaan kiper terbaik pada musim 2013-2014.

pelatih atletico madrid

“Kalian pasti dapat menebak maksud saya ini. ThibautCourtois bermain di Real Madrid dan meraih penghargaan sebagai kiper tebaik di dunia. Namun, ketika dia bermain untuk kami, Keylor Navas meraih penghargaan ini saat bersama Levante. Dari hal ini, sepertinya kalian dapat mengambil kesimpulan,” ucap pelatih dari Argentina tersebut.

Lebih lanjut dia mengatakan jika memang sangat sulit tampil di timnya daripada di klub lainnya, termasuk mendapatkan pengharagaan semacam ini. “Lebih berat tampil bersama Atletico Madrid daripada klub lainnya, karena kami berada dengan kerja keras dan usaha yang berat. Sementara untuk Antoine Griezmann, saya akan mengungkapkan dan mengajari apa yang sudah saya lakukan padanya dulu.” Ucapnya lagi.

Diego Simeone beranggapan jika dirinya berada dalam posisi pemain andalannya tersebut, maka dia akan merasakan keberhasilan yang baik yang terjadi selama tahun ini. Griezmann memang mendapatkan Piala Dunia, yang menjadi hal sulit direalisasikan. Setelah itu, semua bekerja keras untuk penghargaan Ballon d’Or 2018, walau pemilih menjadi penentu untuk penghargaan ini.

“Walau dengan semua kegundahan saya, saya tetap memberikan ucapan selamat pada Luka Modric. Dia memang sudah menjalani musim yang baik denga tim dan timnasnya. Walau tetap saja, saya merasa yang terbaik itu adalah Raphael Varane serta Antoine Griezmann.” Tutupnya.

About The Author